PENYAKIT CACAR MONYET (MONKEYPOX)

1)    Pengantar:

Penyakit cacar monyet adalah penyakit yang jarang ditemukan yang disebabkan oleh virus monkeypox. Monkeypox termasuk dalam genus  Orthopoxvirus  dalam keluarga Poxviridae. Yang termasuk didalamnya adalah  virus variole (virus smallpox), virus vaccinia dan virus cowpox.

Penyakit ini mulai ditemukan pada tahun 1958 ketika terjadi wabah penyakit menyerupai cacar yang terjadi dalam koloni monyet di suatu penelitian , sehingga dinamakan monkeypox / cacar monyet

Infeksi pada manusia pertama kali dilaporkan pada tahun 1970 di Kongo, dan kemudian dilaporkan menyebar ke negara-negara afrika tengah dan afrika barat. Infeksi monkeypox pada manusia dilaporkan sebanyak 3 kali di luar afrika yaitu tahun 2003 di Amerika Serikat kemudian tahun 2018 di Inggris dan Israel.

Secara alami tempat perindukan monkeypox belum diketahui secara pasti, namun spesies rodent menjadi tersangka menjadi penular utama.

2)    Gejala:

Gejala monkeypox ini mirip dengan smallpox tetapi lebih ringan. Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan. Perbedaan antara smallpox dan monkeypox adalah pada monkeypox terdapat limfadenopati (radang kelenjar limpa).

Masa inkubasi 7 – 14 hari tapi bisa juga terjadi  dari 5 – 21 hari. Antara 1 – 3 hari (kadang-kadang lebih lama) setelah muncul demam, pasien akan mengalami rash (bitnik-bintik merah dikulit) yang dimulai dari wajah sampai seluruh tubuh. Penyakit ini berakhir selama 2-4 minggu.

Di Afrika, penyakit ini telah menunjukkan kasus kematian kurang lebih sebanyak 1 – 10 orang. Perkiraan CFR 1-15% dimana resiko tertinggi terjadi pada anak-anak.

3)    Penularan:

Sampai saat ini penuran virus terjadi kontak dengan hewan terinfeksi virus Monkeypox. Virus menginfeksi melalui  luka pada kulit, saluran pernapasan, membrane mukosa (mata, hidung dan mulut). Penularan hewan ke manusia melalui gigitan dan cakaran, memakan makanan yang terkontaminasi yang tidak dimasak dengan sempurna, kontak langsung dengan cairan dan lesi.

Penularan manusia ke manusia terjadi melalui droplet saluran napas dan tidak melebihi sejauh 30 cm (kontak erat).

4)    Pencegahan:

  • Menghindari kontak dengan hewan-hewan terinfeksi
  • Menghindari kontak dengan barang-barang yang terkontaminasi.
  • Mengisolasi pasien yang terinfeksi
  • PHBS
  • APD

5)    Pengobatan:

penyakit monkeypox merupakan penyakit sSelf Limiting Disease, belum ada vaksin monkeypox. Tujuannya hanya dengan cara mengontrol penyebaran virus melalui pemberian vaksinasi smallpox dan obat antivirus dan vaksin imuno globulin.

Media KIE:

resume_monkeypox_kkptanjungpinang_2019

media_kie_monkeypox_2019_edit

ppt_monkeypox_kkp_tanjungpinang_rev1

Sumber: https://www.cdc.gov/smallpox/index.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.